logoblog

Cari

Nangis Melihat Ukiran Henna Ditangan Mantan

Nangis Melihat Ukiran Henna Ditangan Mantan

Jodoh, Maut, Rezeki menjadi hak Prerogatifnya. Dibalik kesedihan yang dialami seorang manusia, Tuhan memiliki rencana lain, lewat itulah kita mengenal kata-kata

Humor

Uba Leu
Oleh Uba Leu
30 Maret, 2019 09:25:33
Humor
Komentar: 0
Dibaca: 3740 Kali

Jodoh, Maut, Rezeki menjadi hak Prerogatifnya. Dibalik kesedihan yang dialami seorang manusia, Tuhan memiliki rencana lain, lewat itulah kita mengenal kata-kata Pasrah yaitu dimana ada pertemuan disitu ada perpisahan. 

Tangisan kesedihan yang dialami seorang pemuda karena melihat ukiran hena ditangan mantan pacarnya yang menikah dengan orang lain. 

Pernikahan pacarnya itu didasari oleh keinginan orang tua si perempuan yang ingin menikahkan anaknya dengan orang lain sehingga air matapun berlinang. 

"Setelah tiba dikampung dan sebelum resepsinya dimulai saya sempat kerumahnya, niatnya bersalaman dan memberikan ucapan selamat, setelah melihat ukiran hena ditangan mantan pacar saya tiba tiba air mataku keluar", Ungkapnya 30/03/19

Pemuda asal Bima yang tidak mau disebutkan namanya itu menambahkan, pernikahan itu bukan persoalanan harta dan tahta, melainkan kematangan batin. 

 Lanjutnya, kematangan batin yang dimaksud disini adalah kesiapan dari orang yang ditinggal nikah oleh si perempuan maupun laki-laki, yang memungkinkan si perempuan dan laki laki ini memiliki pilihan tersendiri "Jangan langsung dinikahkan begitu saja dong", Tegasnya. 

 

Baca Juga :


Lebih Lanjut ia mengutarakan, untuk lebih diperhatikan kita semua sebenarnya yang harus dilakukan adalah kita melihat dan menanyakan dulu bagaimana kesiapan anak-anak itu. 

"Nikah itu yang lebih utama adalah kesiapan yang nikahkan bukan kesiapan lingkungan, oleh karena itu nikahkan anak itu dengan pilihannya sendiri bukan pilihan lingkungan",Ujarnya. 

Ingat, pilihan sendiri adalah bagian dari kesiapan psikologis, dan pilihan orang lain adalah beban psikologis, kecuali memang anak itu tidak menjadikan pilihan kita adalah beban psikologis

 



 
Uba Leu

Uba Leu

Fitrah Zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir di Desa Leu Sila, anak kedua dari pasangan Deo Uba Tika dan Faridah, Adik dari Al Amin dan Abang dari Rabiatul Adawiah. #HiduplahMenghidupkan#

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 

Komentar Terbanyak

 

image

Tipi Kampung

 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan