Telaga Ajaib via android

Abu Macel hadir dalam acara 50 tahun perkawinan orang tua dari Bu Husnanidiaty Nurdin di Desa Mambalan Lombok Barat. Kedatangan Abu Macel merupakan kado kebahagiaan bagi Ayahnya. Sebab sang Ayah sangat menggemari humor yang disajikan Lombok Post melalui rubrik Bejorak.

Sang Ayah yang mantan jaksa tampak senang bertemu idolanya. Wajahnya segar dan sumringah meski senyumnya dibalut dengan rangkaian gigi palsu. Setelah beramah tamah, foto bersama dan menikmati makanan olahan non beras, Abu Macelpun mohon diri untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Desa Nyelekit.

Setiba diujung Desa Nyelekit, Ia melihat sejumlah orang berkerubung di sisi sebuah telaga. Tampak beberapa diantaranya berkomat-kamit dengan tangan menengadah keatas lantas terjun kedalam telaga.
Setelah diselidiki ternyata itu adalah Telaga Ajaib. “Apapun yang kita minta pasti terkabul.” Kata seseorang menjelaskan.

Terlihat seorang pemuda dengan kaki pincang menengadahkan tangan sambil berkata, “Saya kepengen agar kaki saya normal kembali.” Katanya langsung terjun dan sesaat kemudian ia muncul dipermukaan lantas berjalan dengan normal.

“Saya kepengen melihat dunia ini dengan terang.” Kata seseorang yang matanya buta dan lamngsung terjun ke telaga. Sesaat kemudian Ia muncul dengan mata yang mampu melihat.

“Saya ingin menjadi putih dan disukai wanita.” Kata seorang pemuda yang kulitnya hitam dan langsung terjun. Sesaat kemudian muncullah Pembalut Wanita mengapung dipermukaan air.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru