La Hami Bebas Dari Hukuman

Karya Abdul Azis (KM-Sanggicu)

Suatu hari, la hami dituduh telah menggoda istri kepala desa, setidaknya kepala desa yang dikenal pemarah itupun geram dengan isu yang beredar.

Namun la hami hanya tersenyum mendengar kabar bahwa kepala desa akan mendatanginya untuk memberi hukuman.

Tak lama kades yang ditunggu tiba dirumah la Hami. tampa banyak bicara Kades yang dalam keadaan marah langsung mengusir la hami dari desanya.

adapun syarat untuk la Hami jika la hami ingin kembali, yaitu la Hami harus mampu mengabulkan permintaan kades.

Kades meminta jika la hami mapu mendapatkan bulan, maka la hami boleh kembali. 

 

 

Singkat cerita la hamipun pergi meninggalkan desa serta keluarganya, tampa memikirkan kehidupan keluarganya. Kini la Hami merasa betapa susahnya menjadi warga kecil, meski demikian la hami terus berpikir untuk bisa kembali kedesa serta pelukan keluarganya.

Saat diperjalanan la Hami teringat akan keluhan istrinya. tanpa berpikir panjang la hami kembali menginjakan kakikan didesa yang sekitar sebulan ditinggalnya atas hukuman pemberian sang Kades.
sontak warga terkejut dengan kembalinya la Hami. warga bertanya-tanya apakah la Hami sudah mampu mendapatkan bulan, sedangkan itu hal yang sangat mustahil mustahil.
Kabar kembalinya la hami kini telah sapai ditelinga kades, dan kades gembira akan kembali mengusirnya apabila permintaannya tidak terpenuhi.
Tidak lama kemudian la Hami datang untuk menemui kades dan membawa apa yang telah menjadi syaratnya kembali. la Hamipun disambut baik oleh Kades

Kadespun bertanya kepada la Hami, apakah kamu sudah mampu mendapatkan bulan, dan membawanya padaku?
la Hamipun menjawab dengan tegas, "Sudah!". Lantas mana bulannya? tanya kades kembali.
la Hamipun minta izin agar istri ssang Kades ikut serta.
Kades geram dengan permintaan la hami, tetapi kades memenuhinya.
Kini Kades pun meminta untuk diperlihatkan bulan bawaan la hami.
La Hami dengan santainya bertanya kepada istri sang kades, Apakah ibu kades sedang datang bulan? tanya la Hami
sontak istri kades menjawab:Kenapa kamu bisa tau Hami?
La Hami menjawab, 'Sebab bulan kemarin ibu kades membeli pembalut dikios istri saya. dan sekarang pasti waktunya ibu datang bulan juga!, kalaupun benar bisa tolong serahkan kesaya bulannya agar saya serahkan kepada Kades selaku suami ibu, agar hukuman saya terbayar.


Kades:πŸ˜ˆπŸ˜ˆπŸ˜ˆπŸ˜ˆπŸ‘ΏπŸ‘Ή

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru